Beranda / Olahraga

Madam Pang Tetap Bangga Meski Thailand Tersingkir dari Semifinal Piala AFF U-23 2025

Madam Pang Tetap Bangga Meski Thailand Tersingkir dari Semifinal Piala AFF U-23 2025
Nualphan Lamsam atau Madam Pang pada duel Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

JAKARTA, KALSELINSIDE.COM – Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Nualphan Lamsam atau yang akrab disapa Madam Pang mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa Timnas Thailand U-23 meski harus tersingkir dari semifinal Piala AFF U-23 2025 setelah kalah adu penalti 6-7 dari Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/7/2025) malam.

“Saya tetap bangga dengan tim ini. Mereka telah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter yang luar biasa,” ujar wanita yang dikenal sebagai sosok berpengaruh dalam sepak bola Thailand ini usai pertandingan.

Pertandingan semifinal yang berlangsung dramatis ini menyajikan duel ketat antara kedua tim. Thailand sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Yotsakon Burapha pada menit ke-60, namun Indonesia berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Jens Raven pada menit ke-84 hingga skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Pada babak adu penalti yang mendebarkan, Indonesia akhirnya memastikan tiket final dengan kemenangan 7-6. Alfharezzi Buffon menjadi eksekutor penalti penentu bagi Indonesia, sementara kiper Muhammad Ardiansyah tampil heroik dengan menepis tendangan penalti Yotsakon Burapha yang menjadi penalti terakhir Thailand.

Madam Pang mengakui bahwa kekalahan memang menyakitkan, namun ia tetap mengapresiasi perjuangan keras yang ditunjukkan para pemain Thailand. Ia juga mengajak seluruh tim untuk bangkit dan fokus pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Filipina pada Senin (28/7/2025).

“Turnamen belum berakhir dan masih ada kesempatan untuk mengakhiri kompetisi dengan hasil positif. Kami akan evaluasi permainan ini dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan selanjutnya,” tambah Madam Pang.

Sebelum pertandingan semifinal, sikap Madam Pang sempat menjadi sorotan publik. Beberapa media melaporkan bahwa presiden FAT tersebut terlihat tidak terkesan dengan penampilan timnya sendiri dalam pertandingan sebelumnya, yang membuat reaksi beragam dari pengamat sepak bola.

Meski mengalami kekecewaan, Madam Pang menegaskan bahwa Thailand akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Filipina.

Ia berharap tim dapat tampil dengan kepala dingin dan menutup turnamen dengan catatan positif di hadapan ribuan suporter Thailand yang hadir di Jakarta.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam partai final yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa (29/7/2025) di stadion yang sama.

Tim Garuda Muda akan berusaha meraih gelar juara di hadapan pendukung sendiri setelah sebelumnya gagal menembus final pada edisi sebelumnya.

Kekalahan Thailand ini sekaligus mengakhiri ambisi mereka untuk meraih gelar juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dengan mengalahkan beberapa tim kuat di fase grup dan perempat final.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Madam Pang Tetap Bangga Meski Thailand Tersingkir dari Semifinal Piala AFF U-23 2025

Madam Pang Tetap Bangga Meski Thailand Tersingkir dari Semifinal Piala AFF U-23 2025
Nualphan Lamsam atau Madam Pang pada duel Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

JAKARTA, KALSELINSIDE.COM – Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Nualphan Lamsam atau yang akrab disapa Madam Pang mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa Timnas Thailand U-23 meski harus tersingkir dari semifinal Piala AFF U-23 2025 setelah kalah adu penalti 6-7 dari Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/7/2025) malam.

“Saya tetap bangga dengan tim ini. Mereka telah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter yang luar biasa,” ujar wanita yang dikenal sebagai sosok berpengaruh dalam sepak bola Thailand ini usai pertandingan.

Pertandingan semifinal yang berlangsung dramatis ini menyajikan duel ketat antara kedua tim. Thailand sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Yotsakon Burapha pada menit ke-60, namun Indonesia berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Jens Raven pada menit ke-84 hingga skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Pada babak adu penalti yang mendebarkan, Indonesia akhirnya memastikan tiket final dengan kemenangan 7-6. Alfharezzi Buffon menjadi eksekutor penalti penentu bagi Indonesia, sementara kiper Muhammad Ardiansyah tampil heroik dengan menepis tendangan penalti Yotsakon Burapha yang menjadi penalti terakhir Thailand.

Madam Pang mengakui bahwa kekalahan memang menyakitkan, namun ia tetap mengapresiasi perjuangan keras yang ditunjukkan para pemain Thailand. Ia juga mengajak seluruh tim untuk bangkit dan fokus pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Filipina pada Senin (28/7/2025).

“Turnamen belum berakhir dan masih ada kesempatan untuk mengakhiri kompetisi dengan hasil positif. Kami akan evaluasi permainan ini dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan selanjutnya,” tambah Madam Pang.

Sebelum pertandingan semifinal, sikap Madam Pang sempat menjadi sorotan publik. Beberapa media melaporkan bahwa presiden FAT tersebut terlihat tidak terkesan dengan penampilan timnya sendiri dalam pertandingan sebelumnya, yang membuat reaksi beragam dari pengamat sepak bola.

Meski mengalami kekecewaan, Madam Pang menegaskan bahwa Thailand akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Filipina.

Ia berharap tim dapat tampil dengan kepala dingin dan menutup turnamen dengan catatan positif di hadapan ribuan suporter Thailand yang hadir di Jakarta.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam partai final yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa (29/7/2025) di stadion yang sama.

Tim Garuda Muda akan berusaha meraih gelar juara di hadapan pendukung sendiri setelah sebelumnya gagal menembus final pada edisi sebelumnya.

Kekalahan Thailand ini sekaligus mengakhiri ambisi mereka untuk meraih gelar juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dengan mengalahkan beberapa tim kuat di fase grup dan perempat final.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *